Soal Honorer K2, DPRD Ancam Keluarkan Rekomendasi Penundaan Tes CPNS 2018.


WWW.JEJAKKASUS.INFO | Perjuangan tenaga honorer K2 Kabupaten Kaur untuk mendapatkan kepastian nasib mereka diangkat menjadi PNS mendapat dukungan dari sejumlah Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah, bahkan para wakil rakyat itu akan merekomendasi penundaan tes CPNS Umum 2018 bilamana Pemda tidak serius menyikapi persoalan honorer kategori 2 yang dianggap sudah berlarut larut.

Dukungan itu disampaikan oleh ketua komisi I Dini Setiawan SH saat memimpin kegiatan hearing bersama tenaga Honorer K2 digedung DPRD Kaur Rabu (3/10/18), dalam kesempatan itu politisi dari partai Demokrat ini memberikan suport kepada tenaga honorer K2 dalam memperjuangkan nasib mereka untuk diangkat mejadi PNS.

Tak tanggung tanggung wujud keseriusan para wakil rakyat itu di tunjukan dengan adanya pernyataan sikap tegas dari ketua Komisi I, Politisi mudah ini dengan lantang menyuarakan apabila Pemerintah Daerah tidak serius dalam memperjuangkan nasib para tenaga guru honorer tersebut, Dewan akan mengelurkan rekomendasi untuk penundaan penerimaan tes CPNS Kaur tahun 2018.

"Kami dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah berharap agar Pemerintah Daerah serius dan sungguh sungguh untuk memlerjuangkan nasib para honorer K2, dan apabila tidak kami DPRD akan mengeluarkan rekomendasi penerimaan CPNS kaur 2018 untuk ditunda," tegasnya.

Ia juga berharap kegiatan hearing yang digelar antara DPRD komisi I dan II dengan para tenaga honorer ini nantinya dapat mengahasilakan fakta integritas kesepakatan."Dalam berjuang harus optimis tidak boleh peismis dan yakinlah dalan persoalan K2 ini kami dewan siap mendukung serta memperjuangkan reakan honorer K2, hari ini setelag digelarnya hearing ini kita akan buat fakta integritas kesepakatan," tegasnya.

Untuk diketahui hari ini (3/10/18) berjumlah 293 tenaga honorer K2 Kabupaten Kaur, mendatangi kantor DPRD, ratusan honorer ini meminta kejelasan nasib mereka yang telah mengabdikan diri sebagai tenaga honorer namun tak juga diangkat menjadi ASN.

Mereka berharap Dewan Perwkilan Rakyat Daerah dapat menjembatani untuk memperjuangakan nasib mereka, "Kami hadir disini meminta kepada DPRD sebagai wakil rakyat untuk dapat membantu memperjuangkan nasib kami ke Kemenpan RB menjadi ASN" ungkap Marda Laeni salah seorang guru Honorer K2.



Sementara Kepala Badan Kepegawaian Daerah Asman Suhadi SP, saat di konfirmasi di ruang kerjanya, mengatakan bahwa Pemerintah Daerah akan terus berusaha untuk memperjuangkan nasib para tenaga honorer K2, bahkan Pemda akan mengupayakan menempuh jalur khusus untuk menyelesaikan persoalan K2 agar bisa di angkat menjadi PNS.

"Kami dari Pemerintah Daerah terus melakukan upaya memfasiliatsi bagaimana agar perjuangan para tenaga honorer K2 itu agar bisa terwujud, bahkan natinya kamu akan menempuh jalur khusus untuj memperjuangkan nasib mereka," katanya.

Ditambahkannya, dalam melakukan upayah upayah itu BKD kaur tetap berpedoman serta berpegang teguh dengan aturan, selain itu pihak BKD akan melakukan verifikasi terhadap kelengkapan berkas data data pendukung para tenaga honorer agar nantinya tidak ada masalah, jelasnya.

Hearing yang digelar Dewan dan Forum Honorer K2 ini telah menghasilkan kesepakatan Diantaranya:

1. DPRD Kaur mendukung dan mengharapkan pihak Pemerintah Daerah agar lebih serius menagani dan menyelesaikan permasalahan pada Forum Honorer K2 di Kabupaten Kaur dan memprioritaskan pengangkatan K2

2. Forum K2 meminta agar Pemerintah Daerah mengajukan fomasi pengangkatan honorer K2 tanpa membedakan batas usia.

3. Menunda tes CPNS umum sebelum honorer Kategori 2 diangkat

4. Meminta kepada Pemerintah Daerah dalam menyampaikan surat pengangkatan honorer K2 secara bertahap.

Hasil keputusan tersebut sudah disetujui berasama oleh Forum Honorer K2 dengan DPRD kaur. (Iwan)
Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel