Setiap Tahun Dapat Anggaran Pemeliharaan, Jalan Provinsi Di Kaur Rusak Parah.


WWW.JEJAKKASUS.INFO | Hampir setiap tahun Pemprov Bengkulu menganggarkan dana miliyaran rupiah melalui APBD untuk kegiatan pemeliharaan sejumlah ruas jalan provinsi di Kabupaten Kaur, namun sangat disayangkan realisasi penggunaan anggaran terindikasi kurang maksimal sehingga masih banyak ruas jalan tidak terawat dan rusak.

Dari pantauan Jejak Kasus Info dilapangan masih cukup banyak ruas jalan yang rusak, seperti jalan provinsi Simpang Tanjung Kemuning - Datar Lebar - mentiring dan jalan Simpang Tanjung Iman Luas - Air Tembok, dimana kondisi badan jalan banyak berlubang dan tergenang air, keruskan sejumalah ruas jalan itu sudah berlangsung cukup lama, namun belum ada upaya perbaikan secara segnifikan oleh PUPR Provinsi Bengkulu.

Menurut salah seorang warga, Aprin Taskan Yanto (37) mengatakan bahwa, keruskan sejumalah ruas jalan provinsi yang ada di Kabupaten Kaur sudah berlangsung cukup lama khsusnya jalan raya mentiring datar lebar, " banyaknya badan jalan berlubang yang digenangi air bak sebuah kolam ikan, bukanlah pemandangan baru baru bagi masyarakat kaur khsusnya warga kinal yang hampir setiap hari melawati jalan ini, kondisi tersebut seakan dibiarkan begitu saja tanpa ada upaya penagulangan untuk melakukan perbaikan" tutur Aprin.

Dikatakannya, kondisi jalan yang rusak menjadi ancaman bagi penguna jalan, bahkan sering kali mengakibatkan pengendara mengalami kecelakaan.

Menurut tokoh Pemuda Kaur ini, salah pemicu kerusakan sejumlah ruas jalan provinsi yang ada di kaur, akibat tidak berfungsinya saluran drainace pada sisi kiri dan kanan jalan, sehingga apabila musim hujan badan jalan tergenang air.

Sementara itu dari pantauan Jejak Kausus Info (27/10/18) terhadap kegiatan tambal sulam ruas jalan Tanjung Kemuning-Datar Lebar yang baru saja dikerjakan sudah menuai kerusakan, dimana aspalnya sudah kembali mengelupas, bahkan masih ada bagian ruas jalan yang tidak dilakukan perbaikan padahal apabila dilihat dari tingkat kerusakannya sudah cukup layak dilakukan perbaikan.

Ditempat terpisah Widi (33) sebagai pekerja dalam pemeliharaan rutin jalan provinsi wilayah kaur, saat dikonfirmasi mengatakan kalau dirinya hanya sebagai pekerja lapangan itupun hanya untuk kegiatan tebas bayang, " saya tidak bisa memberikan penjelasan, apalagi meyangkut anggaran", katanya. (Iwan)
Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel