Diduga Fatulo Harefa Merekayasa Data Identitas Diri Pada Pilkades Loloanaa Lolomoyo Kota Gunungsitoli


www.jejakjasus.info | Kota Gunungsitoli Sumatera Utara, Jumat(25/10/2018)

Dihimpun wartawan didesa Loloanaa/ Lolomoyo kecamatan Gunungsitoli Utara Kota Gunungsitoli Sumatera Utara.


Beberapa Lsm Ormas investigasi, monitoring, pulbaket di desa Loloanaa/Lolomoyo terkait Pilkades yang sedang panas diperbincangkan dimedia sosial belakangan ini.

Masyarakat Loloanaa/Lolomoyo inisial Z mengatakan" Diduga Saudara Fatulo Harefa telah mendaftar sebagai bakal calon kepala desa Loloanaa/Lolomoyo.Para Panitia Pilkades(ketua Panitia Anuari Zega) diduga tidak konsisten meneliti berkas balon atas nama Fatulo Harefa diduga tidak bertempat tinggal didesa Loloanaa/Lolomoyo selama dua tahun belakangan ini dan tidak memiliki tempat tinggal atau rumah. Hal kedua ; diduga dalam surat/data identitas diri yang diajukan Fatulo Harefa kepada Panitia Pemilihan dan bahkan instansi lain sebagai syarat kelengkapan berkas calon pilkades menjelaskan bahwa dirinya belum kawin, padahal saudara Fatulo telah menikah pada tanggal 6 April 2017, diduga telah terjadi penipuan data diri, ungkap Z kepada wartawan.

Lanjut, Informasi didapatkan dari masyarakat bahwa diduga banyak protes, beredar isu dan surat kaleng bentuk informasi, saran, himbauan kepada panitia pemilihan pilkades tentang Sdr Fatulo Harefa ini, kata warga.

Ditempat terpisah, ketika diminta tanggapan ketua lsm LP-RI kepulauan Nias S.Waruwu mengatakan" Pemerintah Kota Gunungsitoli melalui sekda telah mengeluarkan surat resmi tertanggal 24 Oktober tentang Pilkades dikota Gunungsitoli dan dialamatkan kepada Camat, bahwa Balon Kades jika Guru Kontrak Daerah(GKD) harus mengundurkan diri terlebih dahulu sebagai GKD, dan Walikota kota Gunungsitoli telah mengeluarkan Peraturan Walikota Gunungsitoli Nomor 56 tahun 2018 tentang Pedoman Teknis Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa yang isi pentingnya:
1.Panitia Pemilihan tingkat kota Gunungsitoli dapat melibatkan Camat dan perangkat kecamatan lainnya sesuai kebutuhan.
2.Calon Kepala desa yang telah ditetapkan oleh Panitia Pemilihan tidak dibenarkan mengundurkan diri.
3.Masukan nasyarakat wajib diproses dan ditindak lanjuti panitia pemilihan.
4. Pilkades Loloanaa/Lolomoyoni ini seharusnya didasari bersifat langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil demi pelaksanaan kedaulatan rakyat, ucap ketua tegas.

Keua Koncab LP-KPK(Lembaga Pengawasan Kebijakan Pemerintah dan Keadilan) kota Gunungsitoli, Oktarius Ndraha, SH saat diminta tanggapnnya' kami lsm ormas telah koordinasi, konfirmasi kepada Camat Gunungsitoli Utara, PJ kepala desa, Ketua Panitia Pemilihan dan tokoh-tokoh masyarakat desa Loloanaa/Lolomoyo beberapa hari yang lalu, dan bahkan kepada pemko Gunungsitoli, dan membuahkan hasil yang baik. Tapi kami duga kelemahan sekarang kepada Panitia Pemilihan sebagai berikut:1.Diduga meloloskan balon kades pada tahapan pendaftaran bakal calon kades yang belum bertempat tinggal 1 tahun didalam desa loloanaa/Lolomoyo.2.Verivikasi berkas berkas tidak ketat dimana ada dua orang bakal calon kades bernama Marlius Zega dan Agus Lestari Zega telah mendapatkan SK sebagai GKD( Guru Kontrak Daerah)MZ dengan SK GKD bulan Juli 2018, ALZ dengan SK GKD bulan Januari 2018. Kedua balon ini seharusnya dibatalkan jadi calon oleh Panitia Pemilihan, karena GKD dilarang berpolitik atau rangkap pekerjaan( hal ini terjawab dengan keluarnya surat pemko melalui sekda tgl 24/10, GKD harus lebih dahulu mengundurkan diri, surat pengunduran diri tersebut disampaikan kepada Walikota Gunungsitoli dan seharusnya menunggu apakah diperkenankan walikota Gunungsitoli atau tidak. .3. Diduga Panitia pemilihan kurang teliti mengverifikasi data- data identitas bakal calon , menurut saya panitia pemilihan harus tegas , balon yang dikritik dan diprotes, berkekurangan berkas, syarat tidak terpenuhi, jangan ditetapkan sebagai calon kepala desa.panitia berpedoman pada perwal. Saya melihat 2 GKD diduga bermasalah dan Balon inisial FH diprotes warga terkait domisili dan .surat kaleng, maka dari 7 orang balon, sehingga tinggal 4 orang ditetapkan sebagai calon kades. Urai ketua Komcab LP-KPK .

Harapan masyarakat dan para tokoh desa Loloanaa Lolomoyo kepada Walikota Gunungsitoli, kepala Dinas PMDK, Kadis Pendidikan, Camat Gunungsitoli Utara, PJ kades Sinema Faahakhododo Zega, Ketua BPD Torotodo Zega berkoordinasi menanggapi dan menerima masukkan masyatakat sebagaimana dimaksud pada Perwal Gunungsitoli No 56 pada huruf i wajib diproses dan ditindak lanjuti panitia pemilihan, imbuh tokoh kepada wartawan(Yason Gea)
Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel