PUPR Gelar Konsultasi Publik Mitigasi, Alternatif Dan Rekomendasi KLHS.


WWW.JEJAKKASUS.INFO | Pemerintah Daerah Kabupaten Kaur melalui Dinas Pekerjaan Umum Dan Tata Ruang gelar Konsultasi Publik Mitigasi Alternatif Dan Rekomendasi KLHS, acara yang bertempat di Aula Bidang Tata Ruang PUPR tersebut menghadirkan nara sumber dari Universitas Bengkulu, Senin ()


Konsultasi Publik Mitigasi Alternatif Dan Rekomendasi KLHS tersebut bagian dari proses tindak lanjut kegiatan sebelumnya berkenaan Kajian Lingkungan Hidup Strategis Revisi Recana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Kaur 2018-2038, ungkap Kepala Dinas PUPR melalui Kabid Tata Ruang Ismawar ST.

"Kegiatan ini merupakan poses penyusunan KLHS yang merupakan syarat untuk mengajukan Perda RTRW, Peserta dalam kegiatan ini dari jajaran OPD di ruang lingkup Pemerintah Daerah Kabupaten Kaur, dan nara sumber didatangkan dari Universitas Bengkulu" katanya.

Sementara nara sumber dari Universitas Bengkulu Dr.Gunggung Senoaji M.Fajarin Hidayat, S.Hut,M.Si, menjelaskan bahwa tujuan mengembangkan Mitigasi/Alternatif mengurangi potensi pengaruh negatif (risiko) pelaksanaan program untuk meningkatkan kulitas RTRW.

Mitigasi berupa usulan tambahan untuk meminimalkan atau mengurangi potensi pengaruh negatif yang diprediksi akan timbul dari hasil kajian untuk merumuskan Rancangan Awal RTRW.

Sedangkan alternatif merupakan usulan penganti untuk menghilangkan pengaruh negatif dari hasil kajian dalam merumuskan Rancangan Awal RTRW itu sendiri.

Rumusan Mitigasi memuat pernyataan yang mengambarkan langkah yang bersifat preventif, rumusan mitigasi pada RTRW disajikan dalan daftar mitigasi atau alternatif yang menjadi bagian dari matriks pengkajian pengaruh.

Sementara untuk pembandingan alternatif disandingkan dalam draf Rancangan Awal RTRW untuk menunjukkan kepada OPD. Perumusan alternatif itu sendiri mengacu pada perundangan yang berlaku.

Proses perumusan Mitigasi atau alternatif dilakukan dengan memperhatikan kesimpulan kajian sebagai rujukan pada perumusan/alternatif rencana pola dan struktur ruang dan program, selanjutnya merumuskan mitigasi/alternatif skenario periode pelaksanaan RTRW dilakukan dengan menggunakan pendekatan non skenario atau dengan cara menggunakan pendekatan skenario, jelas Dr Gunggung Senoji.(Iwan)
Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel