WAKIL KETUA I DPRD KAUR DUKUNG PERNYATAAN TEGAS KETUA TIM TERPADU, Terkait Persoalan Tambak Udang liar.


WWW.JEJAKKASUS.INFO | Bengkulu-, Sikap tegas Ketua Tim Terpadu Nandar Munadi S, sos M, si dalam menyikapi keberadaan tambak udang liar yang membandel, mendapat dukungan dari Wakil Ketua I Dewan Perwakilan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Kaur Darhan S,ip.

Nandar Munadi S, sos M, si selaku Ketua Tim Terpadu pernah menegaskan tambak udang liar yang belum memiliki izin namun tetap operasi silakan diproses hukum, sebagaimana pernah diberitakan Jejak Kasus info sebelumnya.

Menindak lanjut pemberitaan itu, Wakil Ketua I DPRD Kaur saat di konfirmasi di ruang kerjanya, Kamis (23/08/18) mendukung pernyataan tegas ketua tim terpadu tersebut, "jika memang para pelaku pengusaha tambak sudah diingatkan bahkan lokasi tambaknya sudah pernah dilakukan penyegelan oleh tim terpadu saya rasa memang sudah layak untuk dilakukan pemeriksaan oleh aparat penegak hukum" tuturnya.

Menurutnya secara kelembagaan dan sesuai dengan fungsi legislasi, DPRD akan memanggil Kabag Hukum Pemda Kaur, untuk menayakan terkait masalah revisi perda rencana tata ruang wilayah RTRW, "kami akan memanggil bagian hukum Pemda untuk menanyakan sudah sejauh mana kesiapan revisi RTRW, sebab sekarang ini perda RTRW sudah boleh dilakukan revisi karena sudah lima tahun, revisi RTRW bisa dilakukan setelah habis lima tahun berjalan sejak ditetapkannya menjadi Perrda".

Disisi lain ia mengatakan bahwa Lembaga Legislatif tidak bisa terlalu jauh ikut campur dalam persoalan tambak, Sebab kami bekerja sesuai dengan tiga tugas pokok yaitu, legislasi, anggaran dan pengawasan, jadi kalau masalah segel menyegel itu sudah diluar kewenangan DPRD.

Ia (Darhan red) sangat menyayangkan banyak pengusaha tambak yang beroperasi namun sama sekali tidak ada kontribusi kepada daerah sebagai PAD, padahal bisa mencapai miliyaran rupiah uang masuk ke PAD bila para pengusaha tersebut dapat dan mau membayar PAD dari hasil jual panen mereka, ungkapnya. (Iwan)
Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel