Mat Ja'i Sosok Kepala Desa Yang Santai Dalam Menyikapi Masalah


Gresik | www.jejakkasus.info -,
Sudah bertahun tahun warga Desa Dooro kecamatan Cerme Kabupaten Gresik membutuhkan air bersih untuk kebutuhan sehari hari. Alhamdulilllah, sejak tahun 2015 lalu, warga Desa Dooro bisa merasakan air bersih yang selama ini mereka dambakan. Hingga kini, masih kelihata pipa yang ditanam untuk saluran air dari tandon menuju rumah warga yang baru mulai padang saluran air layaknya saliran air dari PDAM. Awal pengerjaan itu semua mulai pendalaman telaga, pembangunan tandon dan pemasangan pipa kerumah warga membutuhkan waktu tidaklah singkat. Selama 2 tahun waktu yang dibutuhkan untuk mengerjakannya, sampai akhirnya air bersih bisa dirasakan oleh warga hingga kini.
Sebelumnya, desa ini sangatlah kekurangan air bersih. Setiap musim kemarau, warga desa selalu kesulitan air bersih. Selain mengandalkan kiriman air bersih dari Pemkab Gresik, warga desa juga mengambil air ke desa sebelah yang jaraknya hingga kiloan meter.
Selaku Kepala Desa Dooro Mat Ja'i mengatakan, kebutuhan air bersih sangat penting bagi warga. Untuk itu dirinya mengambil inisiatif, dengan berbagai cara dia lakukan agar warga bisa merasakan air bersih yang selama ini mereka dambakan.

"Pembangunan sarana air bersih ini merupakan program utama saya sebagai kepala desa. Karena kebutuhan air bersih adalah sangat vital dan sangat dibutuhkan warga desa ini selama bertahun tahun", ujarnya kepada wartawan, Sabtu 18/8.

Dirinya menyebutkan, pengadaan air bersih ini dilakukannya sejak awal dirinya menjabat sebagai kepala desa. Sejak tahun 2013 dirinya melakukan pendalaman telaga bersama warga, hingga pada tahun 2015 warga desa bisa merasakan air bersih.
"Kami akan terus melakukaan pembangunan untuk kesejahteraan warga," lanjutnya sambil menunjukkan tandon air yang dibangunnya bersama warga.

Selain untuk warga Desa Dooro, sarana air bersih tersebut juga bisa disalurkan hingga ke tetangga desa. Ia menyampaikan, setelah pembangunan air bersih, pembangunan didesanya akan lebih dimaksimalkan di bidang infrastruktur jalan dan irigasi.
"Setelah kebutuhan air bersih warga terpenuhi, pembangunan akan saya prioritaskan untuk jalan dan saluran air," jelasnya.
Masih menurut Mat Ja' i, sebagai pemimpin, meskipun dirinya sudah maksimal bekerja membangun desa masih saja dianggap kurang oleh warga. Untuk itu dirinya siap menerima kritik dan saran dari siapapun khususnya warga Desa Dooro.
"Saya ini manusia biasa mas, jadi pasti ada kekurangan," imbuhnya.
Pemimpin yang baik adalah yang bisa menerima masukan dari warganya. Semua demi pembangunan, untuk itu dirinya selalu berkoordinasi dengan perangkat desanya maupun tokoh masyarakat agar bisa mengetahui keluhan warga.

"Saya sadar, meskipun kita sudah bekerja sesuai prosedur, akan tetapi ada saja warga yang kurang puas dengan pembangunan yang selama ini kita lakukan. Untuk itu saya selalu siap menerima masukan dari warga”, lanjutnya.
Terkait pemberitaan miring di media cerak maupun online yang menyudutkan, dirinya menjelaskan bahwa semua tidak benar. Dia menganggap bahwa prmberitaan tersebut hanya sebagai bumbu penyedap bagi kepemimpinannya. Dirinnya menduga bahwa itu hanya ulah dari orang yang ingin menjegalnya untuk mencalonkan diri pada pemilihan kepala desa 2019.
"Namanya Kepala Desa pasti ada khilaf mas, lha wong Kepala Desa juga manusia biasa. Jadi kalau dalam kepemimpinannya saya di desa ada salah, monggo dibicarakan. Saya siap disalahkan kalau memang saya salah," pungkas Mat Ja'i.(Jack)
Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel