Kades Pagar Merbau III .... " KAUR KU ANAK KANDUNG KU "

Lubuk Pakam Deli Serdang | WWW.JEJAKKASUS.INFO -, Kepala Desa Pagar Merbau III kecamatan Lubuk Pakam tahun 2017-2022 " MARASUTAN SIREGAR " telah terpilih setahun yang lalu menjabat sebagai kepala desa Pagar Merbau III, kini masyarakat mulai merasa resa dan mengeluh akan kebijakan yang di lakukan oleh kepala desa yang di awali ketika menjabat sebagai kades tidak lama kemudian memilih Sekretaris Desa yang baru Sari Robianna Siregar untuk bekerja di pemerintahan desa yang di pimpinnya , diketahui bahwa Sekdes yang baru adalah anak kandung kepala desa sendiri.

Ketika JEJAKKASUS melakukan konfirmasi pada Camat kecamatan Lubuk Pakam Rabu 08/08/2018 terkait kepemimpinan Marasutan Siregar Kades Pagar Merbau III kecamatan Lubuk Pakam sungguh sangat di sayangkan beliau ( camat red ) tidak berada di tempat dan Sekretaris kecamatan juga sedang memimpin rapat dan tidak dapat di temui selanjutnya JEJAKKASUS meminta keterangan pada IDA MARUBA selaku Kasi PMD kecamatan Lubuk Pakam menjelaskan bahwa " Seorang kepala desa tidak di benarkan mempekerjakan anak kandungnya atau saudara dekatnya seperti Orang tua kandung/mertua, Abang atau Adik kandung sebagai kaur desa apalagi sampai merangkap 2 jabatan seperti sebagai sekretaris desa dan bendara desa kami sudah mengingatkan pada pak Regar ( kades P.Merbau III ) agar tidak melakukan itu di desanya, walaupun kami sdh mengingatkan ternyata tidak di perbaiki juga " jelasnya.


Begitu juga seorang warga yg tidak bersedia di sebutkan namanya berkata " Memang benar pak Regar itu pilihan kami tetapi sekarang ini kami sangat menyesal karena beliau sudah membuat kami kecewa apa lagi saat ini pemerintah pusat telah memberikan dana pada semua desa berMilyaran rupiah tetap saja desa ini tdk ada perubahan bahkan apa di bolehkan kepala desa memperkerjakan anak kandungnya sebagai sekdes dan bendahara, kami sangat kecewa seakan warga di desa ini mungkin dianggap pada bodoh-bodoh tidak bisa bekerja...?

Saya mohon pak Bupati dan Pak Camat agar dapat memberi teguran disiplin dan melakukan pemeriksaan administrasi apa yang sudah di lakukan selama ini kami curiga ada yang tidak benar, contohnya dalam hal PEMBERDAYAAN DESA... mereka hanya di beri 1 bungkus nasi kalau tidak di beri nasi di beri penggantinya sebesar Rp.15.000.- bahkan pernah tidak di beri apa-apa sama sekali...padahal pernah kami dengar bagi warga yg ikut melakukan kegiatan di balai desa selain di beri makan juga di beri uang pengganti transport , apakah itu benar kami tidak tahu dan juga kami ingatkan pada pak kades ada 32 kegiatan yg bpk buat kami harap jalankan dengan benar karena masyarakat juga akan ikut memantau kinerja pak kades " ketusnya ( Syahrul A/ Adhe IB ))
Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel