Ada Apa ? Sidang Gugatan Perdata Gunung Ringgit Situbondo


Situbondo | www.jejakkasus.info - Diberitakan sebelumnya sengketa tanah dan toko Gunung Ringgit yang berada di jalan raya Asembagus belum juga berakhir.

Menurut penelusuran Tim S One sengketa tersebut sesungguhnya sudah Final karena gugatan awal melalui Putusan PK (Peninjauan Kembali) tanggal 10 Januari 2017 dimenangkan Sabarbudi. Hari ini Rabu, (08/08/2018) Sidang Gugatan Perdata dilaksanakan di Ruang Sidang II Pengadilan Negeri Situbondo.

Namun upaya eksekusi ulang terhadap obyek sengketa terhalang dengan berpindahnya hak melalui AJB (Akta Jual Beli) antara I dan H yang masih saudara kandung. I adalah penggugat pada kasus gugatan pertama yang berakhir di PK.

Kasus ini cukup menarik karena terbitnya Sertifikat balik nama yang biasanya paling cepat proses di BPN (Badan Pertanahan Nasional) 3 bulan, untuk kasus ini hanya di butuhkan beberapa jam saja. Bahkan proses AJB no 328 pada tanggal 20 Maret 2017 dilakukan 3 bulan setelah putusan PK keluar dan tanggal 21 Maret 2017 Sertifikatpun kelar berubah nama dari I ke H.

Syaiful Bahri Bupati Eksekutif LPKP2HI sekaligus Ketum GP Sakera yang mendapatkan pengaduan dari keluarga Sabarbudi menyarankan menempuh proses hukum baik PTUN maupun Gugatan Perdata Pembatalan AJB yang hari ini memasuki Sidang pembuktian bersama.

Pihak lawan yaitu pihak H tidak menurunkan saksi tapi dari pihak penggugat Sabarbudi menurunkan saksi yaitu Syaiful Bahri dan Muntomo warga Sidoarjo. Kepada Tim S One Bang Ipoel mengatakan bahwa.

"Keanehan terbitnya SHM dan proses AJB ini sudah sangatlah kentara, bagaimana tidak balik nama SHM yang hanya beberapa jam", tuturnya.

Bang Ipoel menambahkan, "Dan juga penerbitan AJB oleh PPAT S yang bertentangan dengan PP RI no 24 tahun 1997 tentang Pendaftaran Tanah pada pasal 39 ayat 1 point f bahwa PPAT dilarang membuat AJB ketika obyek sedang bersengketa".

Sementara itu Kuasa Hukum Penggugat Juni mengatakan, "Kita mengawal hasil putusan PK no 703 yang menggugurkan putusan sebelumnya".

Namun ketika pihak lawan mau dimintai statementnya tidak bersedia. (St1)
Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel