Program Police Goes To School, Kapolres Gresik Jadi Pembina Upacara

Gresik | www.jejakkasus.info -,
Untuk meningkatkan disiplin dalam berlalu lintas di jalan raya serta meminimalisir pelanggaran, khususnya di kalangan pelajar, Kapolres Gresik AKBP. Wahyu S Bintoro S.H., S.I.K., M.Si terjun langsung ke Sekolah menyampaikan pesan dan sosialisasi keselamatan dengan menjadi pembina upacara, Senin (30/7/2018).

AKBP Wahyu S Bintoro S.H., S.I.K., M.Si dalam kegiatan sosialisasi tersebut bertindak sebagai Inspektur Upacara di SMA Negeri 1 Gresik Jln. Arief Rahman, Gresik. dan didampingi oleh Kasat Lantas AKP Wikha Ardilestanto S.H., S.I.K. beserta anggota Polres Gresik.

Kapolres Gresik menyampaikan dengan edukasi tertib berlalu lintas sejak dini disosialisasikan di kalangan pelajar melalui program Police Goes To School.

"Pelajar sebagai generasi penerus bangsa harus diberikan pemahaman dalam berlalu lintas, agar terbentuk mindset generasi muda yang dapat menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas" jelas Kapolres Gresik.

Berdasarkan data Polres Gresik selama semester pertama 2017 dan 2018, laka lantas di Gresik terjadi peningkatan sebanyak 4 persen.

"Peningkatan laka lantas pada pelajar membuat kita terjun langsung dalam memberikan edukasi sebagai langkah untuk menekan prosentase laka lantas pada pelajar serta meningkatkan disiplin dalam berlalu lintas," terang Kapolres.

Lanjutnya, di era sekarang ini AKBP Wahyu S. Bintoro, SH., SIK., M.Si. mengatakan, dengan adanya kecanggihan teknologi informasi saat ini, yang sangat mudah, cepat dan murah dalam mengakses informasi apapun didalamnya. Hal tersebut telah dimanfaatkan oleh para pelaku kejahatan untuk mencari mangsanya di dunia maya, sekaligus menyebarkan konten-konten provokatif, berita hoax maupun ujaran kebencian yang dapat memecah belah persatuan bangsa serta dampak negatif lainnya.

"Pelajar sebagai generasi masa depan bangsa harus diberikan pemahaman dan pembinaan disegala bidang sehingga tidak menjadi korban kejahatan maupun sebagai pelaku kejahatan," lanjut Kapolres.

Peristiwa Bom Surabaya bulan lalu, menimbulkan fenomena baru kajian terorisme. Dimana keterlibatan satu keluarga termasuk anak-anak dalam aksi terorisme.
"Ayo kita sama-sama menjaga anak emas kita, generasi penerus bangsa kita ini dari ancaman Radikalisme dan terorisme" pungkas Kapolres Gresik.(Jack)
Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel