Manfaatkan Air Permukaan Sulauwangi Tanpa Izin, Sekdes Ancam Laporkan PT. APLS.  


WWW.JEJAKKASUS.INFO | BENGKULU-, Belum memiliki izin pemanfaatan air permukaan dari Pemerintah Daerah Kabupaten Kaur Provinsi Bengkulu untuk pemanfaatan air permukaan Sulauwangi, Direksi PT. APLS  Hal itu disampaikan Alpi Usiman Sekdes Desa Sulauwangi (6/07/18).


Ditegaskannya, tindakan PT. Anugra Pelangi Sukses APLS sudah jelas tidak dibenarkan sebab dalam aturan sudah jelas untuk memanfaatkan air permukaan pihak perusahan harus mengantungi izin dari Pemerintah Daerah. 


Sementara pabrik pengelolaan Minyak Sawet menta CPO PT. APLS hanya mengantongi  izin pemanfaatan air permukaan dari Pemerintah Daerah di Air Beriang bukan Air Sulauwangi, "PT. APLS memang mengantungi izin panfaatan air permukaan namun izin yang diberikan di Air Beriang, memang sebelumnya pihak perusahaan pernah meminta izin secara lisan kepada Kepala Desa untuk mengambil air di Sungai Sulauwangi, pada waktu itu kami Pemerintahan Desa tidak melarang dengan syarat pihak perusahan harus mengikuti  prosedur sesuai dengan aturan yang berlaku,  dan harus izin kepada  pemilik lahan yang akan dijadikan loaksi pengambilan air, tapi izinnya belum keluar sementara aktivitas pengambilan air sudah dilakukan" jelasnya. 

Bahkan menurutnya, aktivitas pengambilan air di Sungai Sulauwangi oleh PT. APLS sudah berulang kali, dimana dalam satu harinya pihak perusahaan mencapai tiga kali mengambil air di Sulauwangi tersebut.



Sementara Kepala Bagian Humas PT. APLS saat di konfirmasi melalui via handphone, Erwin Hasibuan mengakui, bahwa pengambilan air di sungai Sulauwangi memang belum memikiki izin,  tapi jauh sebelumnya pihak telah pernah izin secara lisan kepada Kepala Desa Desa Sulauwangi, waktu itu kami diarahkan untuk berpamitan kepada warga pemilik kebun tempat lokasi penyedotan air. 


Dan ia membanta adanya tudingan kalau pihaknya telah melakukan pengambilan Air di Sungai Sulauwangi tersebut sudah berulang kali, "kami hanya baru kali mengambil air di Sulaluwangi, itupun kami lakukan karena Air Beriang saat ini mengalami kekeringan" jelasnya. 


Diakuinya, kalau izin yang dikeluarkan Pemerintah Daerah Kabupaten Kaur untuk pemanfaatan Air Permukaan di Sungai beriang, tapi saat ini sungai beriang mengalami kekeringan, hal itu yang membuat pihak perusahan mengambil air di Sulawangi tersebut, jelasnya.  (Iwan) 
Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel