Laporan LPB belum ada hasilnya, ada apa?


Gresik | www.jejakkasus.info -,
Penyelidikan atas dugaan korupsi pembangunan Pasar baru Desa Suci, Kecamatan Manyar Kabupaten Gresik yang diduga dilakukan oleh Kepala Desa Suci Khoirul Dholam terkesan lamban dilakukan oleh penyidik Kejaksaan Negeri Gresik.

Pasalnya, pada bulan mei 2018 lalu, Kepala Desa Suci Khoirul Dholam yang resmi telah dilaporkan oleh LSM LPB (Lembaga Pemantau Birokrasi) kepada Kejaksaan Negeri Gresik. Namun hingga kini laporan dari LSM LPB tersebut belum ditindak lanjuti oleh pihak Kejari Gresik. Malahan kasus tersebut kabarnya telah ditangani oleh Unit Tipikor Polres Gresik.
Hal tersebut semakin membuat Novan selaku Ketua Umum LPB jengkel. Dirinya merasa bahwa laporannya yang memang ditujukan ke Kejari Gresik tetapi oleh pihak Kejari Gresik sekarang malah memberikan keterangan jika masalah pasar baru Desa Suci telah ditangani oleh Unit Tipikor Polres Gresik.
" Kami belum mendapatkan kabar akan kelanjutan kasus tersebut. Malahan kami mendengar jika kasus dugaan korupsi kepala Desa Suci telah ditangani oleh Polres Gresik, tetapi kami tetap berfikiran positif saja dan berharap jika laporan kami tidak masuk angin," terang Novan, Sabtu 21/7 di ruangannya.
Banyak masyarakat yang mempertanyakan dan menunggu hasil dari laporan Lembaga yang diketuai Novan tersebut.
Sebelumnya, dugaan korupsi yang merugikan negara lebih dari 100 juta sangat santer terdengar di kalangan masyarakat Gresik khususnya Desa Suci.
" Kami tidak mau main main dengan kasus ini. Kami tidak mau masyarakat beranggapan miring terhadap Lembaga kami. Untuk itu kami akan kawal terus kasus ini sampai tuntas," jelas Novan.
Untuk memastikan akan kejelasan laporan yang dilakukannya 2 bulan lalu terhadap Kepala Desa Suci, dirinya akan menanyakan ke pihak Kejari Gresik.
"Minggu depan kami akan menanyakan kepada Kejari akan laporan yang telah kita lakukan 2 bulan lalu terkait Pasar Desa Suci. Kalau Kejari Gresik tidak ada tindak lanjut akan laporan kami, akan kami bawa ke Kejati. Nanti akan kami kabari hasilnya gimana," pungkasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Kepala Desa Suci Khoirul Dholam, Kecamatan Manyar telah dilaporkan LSM LPB ke Kejari Gresik karena diduga telah menyalahgunakan Dana Desa tahap II untuk pembangunan Pasar baru Desa Suci. Akibatnya, negara telah dirugikan lebih dari 100 juta.
Kejari Gresik melalui Kasat Intel Marjuki menerangkan, bahwa memang kasus yang terjadi pada pembangunan Desa Suci telah ditangani oleh Unit Tipikor Polres Gresik, Sabtu 21/7.
" Kan sudah ditangani oleh Polres.Dari kemarin sudah kami beritahu kalau masalah Desa Suci telah di tangani Polres Gresik," ungkap Marjuki Kasi Intel Kejari Gresik singkat.(Jack)
Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel