Serdang Indah Desa Tertinggal Yang Luput Dari Perhatian Pemerintah.


WWW.JEJAKKASUS.INFO | BENGKULU-, Serdang Indah adalah nama salah satu desa di Provinsi Bengkulu tepatnya di Kecamatan Luas Kabupaten Kaur, dimana dulunya kawasan itu merupakan kawasan pemukiman transmigrasi jauh sebelum pemekaran wilayah kaur menjadi kabupaten, ironisnya, semenjak di tetapkan menjadi Desa kondisi kehidupan sosial, ekonomi,  maupun pembangunan infrastruktur tidak banyak mengalami perubahan, seakan akan Desa yang terletak di seberang Air Luas Tersebut luput dari perhatian pemerintah baik Kabupaten Maupun Provinsi, seperti keberadaan jembatan gantung yang satu satunya akses untuk menuju desa tak kunjung dilakukan peningkatan pembangunannya,  padahal kondisi jambatan sudah mulai termakan usia. 


Saat Jajakkasus.info -, Berkunjung kedesa tersebut pemandangan di desa masih terlihat alami, dimana disekeliling rumah warga yang masih banyak beralasankan lantai tanah berdindingkan papan yang sudah rapuk ini masih banyak terlihat pepohonan, nilai toleransi dalam kehidupan sehari hari antara warga tetap terjaga dengan baik, perbedaan suku bukanlah  menjadi pembatas bagi mereka untuk bisa hidup berdampingan, dan damai. 


Dari keterangan Kepala Desa Serdang Indah, Rozi mengatakan jumlah penduduk di desa tersebut mencapai 600 jiwa, yang terdiri dari berbagai macam suku mulai dari suku jawa, semende dan pribumi sendiri. Meskipun terdiri dari bebebagai suku warganya bisa hidup dengan damai. 


Dijelaskannya, sejak dinyatakan menjadi desa definitif Serdang Indah tidak banyak mengalami perubahan terutama pembangunan infrastruktur desa, padahal menurutnya, desa serdang indah mempunyai hasil alam yang cukup banyak terutama hasil dari perkebunan masyarakat seperti kopi, karet dan sawet


Namun karena akses menuju desa hanya bisa dilalui oleh kendaraan roda dua, terkadang hal itu membuat masyarakat kesulitan untuk mengeluarkan hasil pekebunan mereka. 


Dikatakanya,  kendala utama bagi masyarakat adalah jembatan gantung Air Luas akses pertama masuk menuju desa,  selain usia sudah tua, jembatan gantung itu hanya bisa dilalui oleh kendaraan roda dua, ia dangat berharap agar pemerintah dapat meningkatkan pembangunan jembatan gantung tersebut agar bisa di lalui kendaraan roda empat. 


Dari pengakuannya keberadaan jembatan gantung itu sudah sering diusulkan kepada pemerintah, bahkan sudah berulang kali disurvei dilapangan,  namun hingga kini belum juga ada tanda tanda kalau jembatan akan dibangun, keluhnya. (iwan) 
Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel