Modus Jual jamu kuat campur arak omset jutaan tiap bulan masuk penjara.



WWW.JEJAKKASUS.INFO | Sidoarjo,- Satreskrim Polresta Sidoarjo Mengamankan penjual jamu tradisional yang di oplos dengan minuman keras (Miras), komposisi jamu tersebut sangat membahayakan kesehatan dan tidak memenuhi standart BPOM kesehatan.


Pelaku yang berinisial P (51) ini menjual jamu tradisional yang di oplos dengan miras di jual di sebuah kios Jamu Jago terletak di Jalan  Raya Tropodo Kecamatan Waru Sidoarjo. Tersangka mengoplos jamu dengan miras, dengan berhahan dasar arak, anggur, air, kemudian di tambah dengan rendaman tangkur.


"Pelaku yang melakukan pengolposan jamu dengan miras ini tanpa dilengkapi ijin, menurut pengakuan pelaku jamu tersebut bermanfaat untuk obat kuat," kata Kompol Muhammad Harris Kasat Reskrim Polresta Sidoarjo, Selasa, (5/6/2018).


Harris menambahkan, pelaku dalam mejalankan praktek pengoplosan ini selama 2 tahun ,hasil oplosannya di kemas dalam botol plastik dua ukuran, yang berukuran 600ml dijual dengan harga Rp 30 ribu per botol. Sedangkan yang berukuran 1500 ml di jual perbotolnya Rp 70 ribu.


"Dalam satu bulan mampu menjual 13 dus yang berukuran kecil senilai Rp 9 juta, sementara yang berukuran besar senilai Rp 13 juta," tambah Harris


Harris menerangkan, pelaku ini akan di jerat dengan pasal 197 UU RI nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan, dan atau pasal 204 KUHP Pidana, dan atau pasal 142 UU RI nomor 18 tahun 2012.


"Pelaku akan di ancam dengan pidana penjara selama-lamanya 15 tahun,kata kompol Harris.


Sementara itu Satreskrim Polresta Sidoarjo juga telah mengamankan pak Mad (52 ) warga Desa Glagah Arum Rt 7, Rw 2 Kecamatan Porong Sidoarjo. Pelaku ini telah melakukan penjualan miras merk Gilbeys, Vodka Mansion House, valoma, Tonny Stanley dan Bir Bintang yang tidak memiliki ijin jual. Serta telah mengamankan ratusan botol miras hasil tangkapan operasi pekat dari Polsekta Jajaran.(Rino)

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel