Kapolda Sumut Irjen Pol. Drs. Paulus Waterpauw Sampaikan Pilkada Serentak di Sumatera Utara.


Medan | www.jejakkasus.info -,

Kapolda Sumatera Utara sampaikan pilkada serentak.

Dengan demikian Kabid Humas Polda Sumut, Wakapolrestabes Medan, Kapolsek Medan Baru serta Koorspripim Polda Sumut, Kapolda Sumut menyampaikan kesiapan Polda Sumut dalam rangka menghadapi Pilkada serentak tahun 2018 di Wilayah Sumatera Utara.

Selain itu, beliau turut menyampaikan Perkembangan kejadian korban tenggelamnya kapal Sinar Bangun yang berangkat dari Pelabuhan Simanindo Kab. Samosir menuju Pelabuhan Tiga Ras Kab. Simalungun, pada hari Senin Tgl. 18 Juni 2018.

Kapolda Sumut menyampaikan Sumatera Utara mempunyai 4 Wilayah yang kemungkinan rawan pada saat pelaksanaan Pemilukada Tahun 2018 yaitu Langkat, Taput, Dairi dan Nias Selatan. Guna kelancaram Pilgubsu 2018, personel Polda Sumut serta 13.000 personel gabungan TNI-Polri melaksanakan pengamanan.

"Sampai saat ini Polda Sumut bersama dengan Kodam I/BB melaksanakan patroli bersama, demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat saat masa tenang ataupun hari pencoblosan Pemilukada serentak tahun 2018 di Sumatera Utara", ujarnya.

Terkait pengembangan dari kasus tenggelamnya kapal Sinar Bangun di Danau Toba tetap berlanjut. Tenggelamnya KM Sinar Bangun karena kelalaian dan lemahnya pengawasan.

Polda Sumut telah melaksanakan Gelar Perkara di Mapolda Sumut terkait kasus tenggelamnya KM Sinar Bangun di Danau Toba yang sampai saat ini ada 4 (empat) orang yang menjadi tersangkanya. Sampai saat ini sudah ada 14 (empat belas) saksi yang juga sebagai korban tenggelamnya Kapal, kasus ini akan terus kami kembangkan", jelasnya

Polda Sumut juga telah memeriksa Dishub yang kewajibanya memberikan surat ijin berlayar pada Kapal-Kapal di Sumatera Utara. Polda Sumut juga akan memeriksa Kapal Feri yang melintas saat kejadian tenggelamnya Kapal KM Sinar Bangun di Danau Toba karena tidak menolong ataupun membantu para korban tenggelamnya Kapal. Polda Sumut akan menegakan hukum dengan setegak tegaknya.

"Kemarin kami sudah mengundang semua pihak yang terkait dengan tenggelamnya kapal KM Sinar Bangun di Danau Toba. Siapapun yang bertanggung jawab dalam permasalahan tenggelamnya kapal Sinar Bangun akan tetap di tindak hukum", tegasnya

"Kami sudah memaksimalkan kekuatan dengan mengerahkan seluruh personel Bidokes Polda Sumut, dan sampai saat ini data korban yang hilang sebanyak 150 korban. Kepada para keluarga korban untuk datang melaporkan ke Pos yang sudah kami buat untuk ditindak lanjuti laporannya. Kita berharap dan berdoa agar korban yang hilang agar segera ditemukan", jelas Kapolda Sumut
(Okta Ndraha)
Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel