Kades Pagulir Pertanyakan Kebun Plasma PT. DSJ. 


WWW.JEJAKKASUS.INFO | BENGKULU-, Sudah belasan tahun keberadaan perkebunan sawet milik PT Dinamika Selaras Jaya PT. DSJ  mengelola serta memproduksi hasil dari kebun sawet mereka, namun sampai saat ini masyarakat Kacamatan Padang Guci Hilir Kabupaten Kaur  yang merupakan kepemilikan lahan terluas digarap perusahan tersebut belum mendapat kejelasan terkait pengadaan kebun plasma untuk masyarakat,    hal itu di sampaikan Kepala Desa Talang Padang Bunsi Senin (10/06/18).


Di katakannya, adanya dugaan kongkalingkong dalam pembagian plasma masyarakat  oleh PT. DSJ, dugaan itu dikuatkan dengan tidak adanya tindak lanjut oleh perusahaan seperti melakukan  sosialisasi kepada masyarakat terkait kebun plasma untuk warga tersebut. 


Padahal, bila mengacu pada perjanjian awal antara perusahaan dengan Pemerintah Daerah yang di tuangkan dalam keputusan  Bupati Kaur,  bahwasanya pola pembagian persentase yang harus diterapkan oleh pihak perkebunan yaitu 80 20 dimana untuk kebun perusahaan 80 persen sementara palsma masyarakat 20 persen.


Namun hingga kini hak masyarakat itu tidak ada kejelasaannya, "saya akan tetap memperjuangkan hak masyarakat tersebut, PT DSJ harus memenuhi perjanjian kebun plasma masyarakat  seluas 20 persen dari kebun inti,"tegasnya. 


Dikatakan lebih lanjut, persoalan ini sudah pernah saya sampaikan kepada pihak perusahaan, namun pihak PT. DSJ mengatakan kalau perkebunan plasma untuk masyarakat sudah ada, tapi sejauh ini kami masyarakat belum pernah menerima kebun plasma  tersebut, tegasnya



Anehnya lagi, berdasarkan  data yang kami peroleh daftar nama pemilik kebun plasma PT. DSJ,  tidak ada nama warga dari wilayah Padang Guci Hilir yang nota benenya sebagai pemilik lahan, artinya kuat dugaan adanya permainan kotor  dalam pengadaan kebun plasma oleh perusahaan ini,  tegasnya. (Iwan) 
Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel