DIMINTA KEPADA POLRES NISEL SEGERA TANGKAP PELAKU PENGANIAYA'AN DAN PENGANCAMAN.


NIAS SELATAN |WWW.JEJAKKASUS.INFO - Kamis(7/6/2018)

Sejumlah aktivis LSM, Ormas Kepulauan Nias Investigasi dipolsek Lahusa (Kamis, 7/6/2018) pukul 11.00 siang.

Terkait penetapan tersangka 4 orang inisial TT, KT, AT dan EN, 

Diduga melakukan pengancaman dengan kekerasan Secara bersama-sama menggunakan alat dan tombak.

Laporan tersebut yang Nomor : LP/08/III/2018/SU/Res-Nisel/sek Lahusa tanggal 22 Maret 20118 pelapor Arowamati Ndruru, dkk.

Pasal yang dipersangkakan tersebut dengan pasal 336 sub 335 Jo 55 dan 56 diancam 5 tahun, terang Kanit Reskrim Bripka Marthin Gulo, S.H mewakili Kapolsek Lahusa Iptu.Catur Haryadi, menuturkan penjelasan status kasus kepada media Jejakkasus.info

Dengan demikian diminta kepada
Kapolres Nias Selatan agar segera bertindak cepat untuk segera mengamankan 4 orang pelaku pengancaman dan Penganiaya'an terhadap pihak Korban.

Ketika awak media jejakkasus.info mengkonfirmasikan hal tersebut kepada Kapolres Nias Selatan Provinsi Sumatera Utara untuk menegakkan hukum dan keadilan agar adanya trasparansi yang sesuai dengan tugas dan tupoksi dari pihak kepolisian

AKBP. Faisal F. Napitupulu, S.I.K M.H, melalui Kapolsek Lahusa IPTU Catur Haryadi, didampingi Kanit Reskrim Polsek Lahusa BRIPKA Marthin Gulo, S.H, mengatakan bahwa Benar sudah Kita tanganin terkaitnya kasus Pengancaman secara bersama-sama dalam hal ini 4 orang, tetapi ada 2 orang lagi yang masih belum di amankan sebagai status tersangka. Tuturnya....

Pengancaman yang terjadi pada diri Korban an: Arowamati Ndruru bahwa warga masyarakat setempat pada hari terjadinya ancaman tersebut bahwa masyarakat mengatakan itu benar telah terjadinya, ungkap kepada Wartawan Media Jejakkasus.info.

Saat diminta tanggapan para ketua lsm LP-RI Kepulauan Nias, Ketua Lsm Perkara pulau Nias, ketua ormas GNPK-RI Nias, mengatakan" Pihak penyidik polsek Lahusa Kabupaten Nias Selatan bekerja sudah prosedural, profesional serta efektif dan efisien menyidik kasus laporan ini.

Pada Penetapan penahanan tersangka sejak tanggal 2 Juni 2018, kami minta sebagai kontrol sosial menuju terbitnya DPO yang masih belum tertangkap harus di amankan dan dicari segera , dan pelimpahan berkas ini di kejaksaan Negeri Nias Selatan sesuai manajemen penyidikan" tutur tegas pimpinan LP-RI Efrizal Caniago di halaman polsek Lahusa.

Lanjut, Pelapor Arowamati Ndruru beserta keluarga besar mendatangi sore itu reskrim polres Nias Selatan ditemani para ketua LSM menyampaikan keluhanya " kami minta keempat tersangka ditahan".

Dilayani oleh satuan reskrim polres Nias Selatan mewakili KBO reskrim Damaistar, Bripka Jackson L, menjelaskan kepada pelapor " polsek Lahusa sudah bekerja, dan sudah di SPDP kan dikejaksaan Negeri dan benar telah ditetapkan tersangka 4 orang diduga pelaku dalam laporan ini. 

2 orang telah dititipkan ditahan di rutan polres Nias Selatan, 1 orang perempuan tersangka wajib lapor dan 1 lagi menunggu penetapan DPO.

Penahanan pertama selama 20 hari, papar Bripka Jackson P( Okta Ndraha)
Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel