KETUA DPC LSM PERKARA GUNUNGSITOLI DESAK KEJARI GUNUNGSITOLI.


WWW.JEJAKKASUS.INFO | Gunungsitoli, Peran serta masyarakat serta Ormas dan Lsm di kepulauan Nias sangatlah baik, kemitraan lsm dan para lembaga untuk mengawasi pembangunan dan sosial kontrol kepada aparatur negara di wilayah Sekepulauan Nias

Afdika permata lase, ketua LSM Perkara Gunungsitoli (Pemerhati kinerja Apratur Negara) bahwa memaparkan bahwa hampir 3 bulan kasus laporan korupsi telah kami laporkan di polres Nias dalam waktu tahun 2018 sampai saat ini tidak ada hasil lanjut penyidikan bagi pihak Kejari Gunungsitoli Provinsi Sumatera Utara diduga bahwa pihak Kejari Gunungsitoli-terkaitnya laporan kami selama ini tidak di proses dan tutup Mata dalam hal ini.

Saya tegaskan bahwa saya AFDIKA PERMATA LASE sebagai Ketua DPC LSM PERKARA Gunungsitoli saya mengharapkan dan Meminta Kepada Kejari Gunungsitoli Segara Lidik-sidik Laporan tersebut dan juga bisa di jadikan sebagai tersangka bahwa laporan kami hampir tiga bulan Laporan kami Sampai saat ini Belum ada respon dari Kejari Gunung sitoli, dan belum Mendapatkan SP2H."

Terkaitnya menindaklanjuti laporan dugaan tindak pidana korupsi di SDN, 076674 Orahili tanõsae’ö pada tanggal 19 Maret 2018 lalu.

” Kita telah melaporkan adanya dugaan penyalahgunaan dana bos di SD 076674 Orahili tanõsae’ö pada tanggal 19 Maret 2018 lalu di Kejari Gunungsitoli dengan laporan kami nomor 017/DPC LSM- PERKARA/K.GST/III/2018.

Berdasarkan hasil investigasi LSM PERKARA Gunungsitoli di SDN 076674 Orahili tanõsae’ö bahwa banyak ditemukan kejanggalan- kejanggalan pada pengelolaan dana BOS pada semester II Tahun 2016/2017 dan pada semester I Tahun 2017/2018 yang diduga dilakukan oknum mantan kepala Sekolah berinisial FZ.bersama SZ

” Pada RKAS (Rencana kegiatan dan anggaran sekolah) dalam Pengadaan ATK ada 35 item yang harus dibelanjakan, namun masih ada beberapa item yang belum dibelanjakan atau belum terlaksana tapi justru memuat harga yang tidak sesuai dengan yang sebenarnya.

Guna memenuhi jumlah pemakaian anggaran (penggelembungan harga) di antaranya pengadaan perawatan rehap ringan sekolah perbaikan sanitasi sekolah: a belanja talang ukuran 5 Meter sebanyak 24 lembar seharga Rp 250.000 x 24 sebesar 6000.000.sesuai temuan kami dilapangan, talang tersebut hanya 10 lembar yang terpasang dengan ukuran 3 Meter.” Katanya.

Lanjut "Afdika menuturkan terdapat pengadaan, pemeliharaan dan perawatan alat kantor/Inventaris sekolah, pembelian Proyektor merk SONY DX-220, tersebut tidak sesuai dengan harga yang sebenarnya pembelian Printe plus scanner Canon PSCF E-610 sebayak 1 unit,printer tesebut sama sekali tidak berfungsi,dan pembelian Komputer desktop/work station Merk LG 20 Inci Intel Core 15 sebanyak 2 unit seharga 19.000.000, sesuai hasil temauan kami 1 unit computer yang tidak berfungsi/rusak dan tidak sesuai dengan harga yg sebenarnya yg ada di RKAS,pembelian UPS Penyipanan arus listrik diduga ada penggelembungan harga dan di rekayasa,

“Bukan Itu saja beberapa item Rencana Kegiatan dan Angaran Sekalah( RKAS) diduga pengadaan papan inpormasi sekolah,pengadaan papan Guru/DUK,pengadaan papan siswa,pegadaan papan absen siswa di kelas tersebut tidak ada sama sekali.dan belum terlaksana”

lanjut"Afdika lase mengatakan biaya makan/minum/snek Guru setiap hari diduga di rekayasa,dan ada penggelembungan harga.

ada pun "ungkapan kepala sekolah baru, ALUIZARO Harefa"sesuai dengan Keterangan dari pegawai Dinas Pendidikan saat turun di lapangan
megatakan pelakanaan RKAS tahun Angaran 2016/2017 dan Triwulan 1 2017 yang belum terlaksana kurang lebih 20% dana Bos tahun Ajaran 2017

lanjut" ALUIZARO HAREFA kepala sekolah baru megatakan di duga ada penggelembungan jumlah siswa, yang sebenarya 100 siswa namun yang tercamtum didalam RKAS sebanyak 120 siswa"ungkap Aluizaro Harefa (Okta Ndraha)

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel