Home » » ORMAS DPP GAPERNAS KEPULAUAN NIAS ADAKAN TEMU PERS DI POLRES NIAS TERKAIT LAPORAN PT. DAS TERNAK AYAM DI OLORA.

ORMAS DPP GAPERNAS KEPULAUAN NIAS ADAKAN TEMU PERS DI POLRES NIAS TERKAIT LAPORAN PT. DAS TERNAK AYAM DI OLORA.

Written By Detik Kasus on 09 January 2018 | 00:15


Gunungsitoli, www.jejakkasus.info - Dengan hal ini Ormas DPP Gerakan Perjuangan  Nias (GAPERNAS) Kepulauan Nias adakan temu Pers di Polres Nias pada tanggal 08/01/2018. pukul 15:00 wib.
Dengan demikaian dipersatukan dalam Aliansi GAPERNAS bersama 3 perwakilan  desa dari Olora melaksanakan temu pers di halaman Reskrim Polres Nias terkait tindak lanjut,  seusai melengkapi Laporan dan/atau Keterangan saksi-saksi di unit IV Bareskrim Polres Nias tentang Laporan Tertulis Kepada Kapolres Nias,  yang disampaikan tanggal 28 November 2017 lalu mengenai dugaan Laporan  Pengaduan Pelanggaran Undang-Undang Nomor 32 tahun 2009 Tentang Lingkungan Hidup dan Pengelolaannya , yang Dilakukan oleh PT.Delada Agromas Samudera(PT.DAS) yang Berdampak Buruk kepada Masyarakat Tiga Desa di Olora Kecamatan Gunungsitoli Utara Kota Gunungsitoli Sumatera Utara, papar ketua Gapernas Happy A Zalukhu.

Suar Natal Waruwu, A. Md (Pimpinan Aksi ) seusai memberi keterangan  didepan penyidik unit IV Tipidter, menjelaskan kepada wartawan detikkasus. pemeriksaan berlangsung baik selama 1 jam tanpa ada kendala dan dilaksanakan secara legalitas,  profesional, proposional, ptosedural, efektif dan efisien".

Ditambahkan, semoga penanganan dari tahap lidik ini cepat dinaikkan ke tahap sidik dan berharap penuh pihak-pihak terkait demi kepentingan penyelidikan dan penyidikan kasus Viral ini agar membantu dan semoga cepat tuntas penanganannya oleh penyidik, tegas kata pimpinan aksi Gapernas ini.

Temu Pers Aliansi ini dihadiri ketua Pendiri Gapernas( S.Waruwu, Ketua Umum Gapernas(Happy A Zalukhu , Sekertaris Jendral (Eddy Lase, SE), Deputi bidang Politik dan Kelembagaan( Paulus S Halawa) Wakil Deputi Aksi( Kristiani Wau dan para Pimpinan Aliansi Gapernas dkk,  serta 4 orang perwakilan desa di  Olora : Iwahman Mendrofa( desa Olora) , Saludin Harefa( desa Hilimbowo Olora), Ama.Nova( desa Onozitoli Olora) dkk.

Ditambahkan Paulus S Halawa( ketua Bara JP) target Gapernas telah tercapai dan diminta Polres Nias tindak dan proses hukum pelaku sesuai peraturan perundang-undangan. Baik terduga, terlapor inisial KH als Ws sebagai Direktur PT.DAS usaha ayam petelur di Olora, karena jelas-jelas menimbulkan ketidaknyamanan atau berdampak buruk kepada masyarakat sekitar peternakan,dimana menimbulkan lalat, nyamuk dan bau menyengat serta kerugian bagi masyarakat, imbuhnya.

Masyarakat Olora Iwahman Mendrofa berharap PT. pengelola usaha ternak ini harusnya berperikemanusiaan, usaha ini harus dipindahkan pertengahan Januari 2018 ini dan    jangan ada penawaran lagi, dirinya  sendiri serta keluarganya sakit-sakitan akibat polusi udara dan kami sudah tidak tahan lagi.

Kasat Reskrim Polres Nias AKP.Hendrik Temaluru beserta Kaur Bin Ops IPTU Sonifati Zalukhu, SH   menjelaskan dalam Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penelitian Laporan, bahwa bersedia dihubungi  dan.memberikan pelayanan informasi  kepada pelapor.(TIM)
Share this article :
Comments
0 Comments

0 komentar :



 
Support : Jejak Kasus
Copyright © 2013. Jejak Kasus - All Rights Reserved