Home » » Tembakan Salvo Iringi Upacara Penguburan Jenazah Almarhum Aiptu Dewa Nyoman Mudita

Tembakan Salvo Iringi Upacara Penguburan Jenazah Almarhum Aiptu Dewa Nyoman Mudita

Written By Detik Kasus on 10 October 2017 | 07:43

Polda Bali – Polres Buleleng, wwww.jejakkasus.info – Setelah Upacara Pemberangkatan jenazah dirumah duka, Jenazah almarhum Aiptu Dewa Nyoman Mudita, diberangkatkan dan tiba di Setra Desa adat Pelapuan Kecamatan Busungbiu Kabupaten Buleleng, pada hari Minggu pagi (8/7/2017 ) sekira pukul 09.00 WITA.
Setibanya di Setra Desa adat Pelapuan jenazah almarhum Aiptu Dewa Nyoman Mudita sebelum dilakukan prosesi secara agama Hindu sesuai keyakinan almarhum (ngaben), terlebih dahulu dilakukan upacara militer terhadap jenazah almarhum Aiptu Dewa Nyoman Mudita.
Bertindak selaku Inspektur Upacara Kabag Kabag Sumda Polres Buleleng Kompol I Nyoman Supardi. M.P., S.H.,M.M, sedangkan sebsgai Perwira Upacara Kapolsek Busungbiu AKP I Nengah Muliadi, S.H.,dan bertindak sebsgai Komandan Upacara Ipda I Wayan Sumawan, selaku Kanit Binmas Polsek Busungbiu Jajaran Polres Buleleng.
Untuk Peserta upacara terdiri dari 2 peleton Pama Polres Buleleng, 1 pleton Bhayangkari, 1pleton PNS, 2 pleton personil gabungan Polsek Busungbiu, Seririt, Polsek Kawasan Laut Celukan Bawang dan Polsek Gerokgak, ditambah 1 Regu pasukan Salvo dari Polres Buleleng.
Dalam Upcara persada dibacakan Riwayat hidup singkat almarhum Aiptu Dewa Nyoman Mudita yang terlahir dari pasangan Dewa Made Laba (alm) dan Desak Ketut Cakri (alm), untuk tugas dikepolsian RI, almarhum tercatat masuk sebagai Tamtama Polri pada th.1884, dan menempuh Pendidikan Bintara Polri pada th. 2001.
Sedangkan untuk penugasan almarhum bertugas di Kovalima Timor Timur tahun 1984, kemudisn pindah ke Polda Bali dan ditempatkan dipolsek Singaraja mulai th. 1993, dan hingga akhir hayatnya, almarhum tercatat sebagai Banit 2 Unit Sabhara Polsek Singaraja Jajaran Polres Buleleng.
Almarhum Aiptu Dewa Nyoman Mudita meninggal dunia pada hari minggu (1/10),pada pkl. 00.40 wita, dalam perawatan di RSU Kerta Usada Sgr, karena sakit demam berdarah, dan almarhum meninggalkan seorang istri dan 2 orang anak (putra dan putri).
Share this article :
Comments
0 Comments

0 komentar :



 
Support : Jejak Kasus
Copyright © 2013. Jejak Kasus - All Rights Reserved